Tuesday, January 18, 2011

Forgive and not look back

Can us forgive without any IF ?
Biasanya orang mau maafkan orang lain karena ada alasannya:
  1. itu orang terdekat.
    contoh: ortu maafin anaknya (ya iyalah wong anaknya), pacarnya, suami/istrinya, dll.
  2. itu orang ngasi suatu "imbalan".
    contoh: ngajak makan, ngasih barang yg dipengen, dll.
  3. itu orang janji gak ngelakuin lagi. (tapi janji hanyalah janji)
  4. itu orang uda dapet balasan setimpal.
    contoh: abis nyuri duit, eh kehilangan duit yg lebih gede, abis ngerampok dapet hukuman penjara seumur hidup, dll
  5. alasan-alasan lain.
Jarang dari kita yang mau maafin orang, ya karena kita mau maafin orang. Entah orang itu nantinya berubah ato gak, ya pokoknya kita maafin. Bener gak?
Aku sendiri aja masih ngerasa sulit maafin orang without any if. Bayangin, sulit gak sih maafin orang, gak mengingat kesalahannya, padahal orang itu BAHKAN gak nyadar kalo dia salah! Wiuhhh... pasti sulit & makan ati buanget. Apalagi kalo uda diingetin, eh dia malah nyolot. Ampun2.. pasti pengen nonjok. Bener gak??
Tapi ini lho yang Tuhan ajarin ke kita:
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" (si Petrus nawar :D)
Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
(Matthew 18:21-22)
Tapi dasar manusia ya, kadang masih juga diplesetin: 70 x 7 = 490 kali! Jadi kalo uda melampaui itu, boleh bebas gak maafin. Dasaarrr :D Tuhan bilang gitu bukan artinya di-matematika-in, tapi it means, a whole your life! Versi The Message-nya malah Yesus bilang gini:
Jesus replied, "Seven! Hardly. Try seventy times seven.
Matthew 18:22
TRY SEVENTY TIMES SEVEN.
Kalo uda nyoba segitu, masih blm bisa maafin, buset. Gak sungguh2 mencoba berarti :D

Monday, January 17, 2011

Papa

"Papa ini gak suka ke tempat-tempat rame yang banyak orang gitu. Risih rasanya. Makan di rumah aja."

Gimana coba ntar kalo aku nikah.
Makan-makan dewe la'an
=="

Thursday, January 13, 2011

Revitalisasi THP Kenjeran dan THR Surabaya

Penampilan Kota Surabaya memiliki banyak perubahan. Semenjak adanya Sparkling Surabaya, hal ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Surabaya untuk membenahi wajah kota Surabaya, salah satunya dari segi kebudayaan dan  kepariwisataan. Adanya festival budaya, festival kuliner, taman kota, dan lain-lain di kota Surabaya menimbulkan banyak minat wisatawan, baik wisatawan dari Surabaya sendiri, maupun dari luar Surabaya.

Rencana Pemerintah Kota Surabaya yang akan merevitalisasi atau menggiatkan kembali dua tempat wisata yang selama ini kurang diminati pengunjung, yakni Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran dan Taman Hiburan Rakyat (THR) patut untuk diapresiasi. Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya merencanakan THP Kenjeran nantinya akan diubah seperti Dunia Fantasi (Dufan) atau Pantai Ria Ancol di Jakarta, sedangkan THR akan dijadikan kampung seni yang juga meniru Taman Ismail Marzuki (Harian Surya, 8/8/2010).

Untuk membiayai pembangunan dua tempat wisata yaitu THP Kenjeran dan Taman Hiburan Rakyat, rencananya Pemerintah Kota Surabaya tidak mengeluarkan uang seperser pun untuk revitalisasi ini sebab ada investor yang mau mengerjakan revitalisasi pada dua tempat wisata tersebut. Namun Pemkot juga perlu untuk mempertimbangkan cara-cara lain untuk membiayai revitalisasi kedua tempat tersebut sehingga tidak hanya bergantung pada investor saja. Misalnya pembiayaan pembangunan THP Kenjeran bisa dengan cara kerjasama dengan warga setempat untuk membangun dan mengelola THP Kenjeran. Dengan melibatkan masyarakat sekitar, masyarakat akan turut andil dalam pemeliharaan pantai Kenjeran dan pengelolaan THP Kenjeran dapat menjadi salah satu penarik untuk lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Untuk pengelola THP yang sekarang juga dapat memberdayakan masyarakat sekitar dalam memajukan THP Kenjeran.

Sedangkan untuk THR Surabaya, tempat ini sangat memberikan hiburan bagi masyarakat Surabaya, khususnya bagi masyarakat menengah. Apalagi tempat ini juga merupakan tempat festival budaya dimana anak-anak kecil akan senang untuk unjuk kebolehan yang diadakan sekolah mereka di tempat ini. Meskipun saat ini banyak mall dibangun untuk memberikan hiburan, namun peranan THR sebagai Taman Hiburan Rakyat belum bisa tergantikan oleh tempat hiburan manapun. Rencana Pemkot untuk merevitalisasi THR diharapkan menjadi penarik bagi wisatawan untuk menikmati Surabaya. Oleh karena itu, pemerintah kota bisa memberikan insentif untuk pengelola THR, misalnya pajak bangunan yang rendah.

Dua tempat wisata tersebut merupakan common goods bagi warga Surabaya.sehingga perlu perhatian khusus untuk merevitalisasi dan menjadikan tujuan wisata yang baru, khususnya bagi masyarakat Surabaya sendiri, maupun wisatawan lain dari luar Surabaya.

Monday, January 10, 2011

Bolos

Ini minggu terakhir kuliah, biasanya kalo udah kayak gini, anak2 pada males dateng kampus. Soalnya biasanya gak ngapa2in (bagi yang tugas2nya uda kelar), tapi bagi yg tugasnya belum kelar, ya biasanya juga gak dateng kampus dengan alasan ngerjain tugas! Oh man! Podo wae! :D

The same as them, aku juga ngalami hal yang sama.

1.       Tugasku uda kelar.

2.       Tugasku juga belum kelar

Dengan 2 kondisi itu, hari ini aku “berencana” untuk gak kuliah. Alasannya sih simple:

1.       Kuliah hari ini cuma presentasi. Kelompokku udah kelar presentasi minggu kemaren. Makalah juga gak bisa di revisi. Done.

2.       Karena kuliah hari ini cuma presentasi, bisa dipastikan bakal geje (gak ngapa2in, gak ngajuin pertanyaan, sibuk dgn laptop masing2)

3.       Ada tugas besar (which is SKSnya juga lebih gede 2x lipat daripada kuliah hari ini) yang perlu direvisi dan diperbaiki.

1 jam sebelum kuliah di mulai, aku masih ada di rumah, pake kaos oblong bau yg aku pake buat tidur selamem sama celana kolor. Uda gitu malah nongkrongin laptop buat chatting. Gak chatting doing sih, ngerevisi tugas studio juga. Cuma bingung apa lagi ya yg mau di revisi..

Jadilah siang itu aku chattingan sama mas Danu.

Di tengah2 chat, Tuhan tiba2 ngingetin aku. Hayo.. katanya gak mau males.. tapi bisikan itu aku gak nggubris, malah nanya ke mas Danu:

(10:15:09 AM) volare: mas(10:15:12 AM) volare: mnrt mas

(10:15:29 AM) volare: bolos kuliah tuh gmn?

(10:15:50 AM) volare: mending bolos drpd masuk tp mlh smsan gak jelas

(10:16:19 AM) volare: ato bolos dgn alasan krj tgs?

(10:16:26 AM) volare: kan lbh berguna tuh

(10:16:50 AM) Mas Danu: klo menuarut adik?

(10:16:56 AM) volare: huuh

(10:17:00 AM) volare: org tny kok mlh tny balik

(10:17:10 AM) volare: hmmm

(10:17:25 AM) volare: entahlah..

(10:17:37 AM) volare: aq tau Tuhan jelas2 blg jgn malas

(10:17:42 AM) volare: jd cewek bijak..

(10:18:03 AM) volare: tp aq bnr2 rasanya eman bgt buang2 tenaga ke kampus, panas2, demi dgr ocehan gak jelas

(10:18:55 AM) Mas Danu: hmm, pertanyaan adik udah terjawab koq

(10:19:08 AM) Mas Danu: coba baca lagi pertanyaannya

(10:19:17 AM) Mas Danu: pilihannya cuma satu

(10:19:22 AM) Mas Danu: yaitu bolos

(10:19:43 AM) volare: ada 2 yoo

(10:19:53 AM) volare: 1.  masuk tp mlh smsan gak jelas?

(10:20:02 AM) Mas Danu: mending bolos drpd masuk tp mlh smsan gak jelas

(10:20:02 AM) volare: 2. bolos dgn alasan krj tgs?

(10:20:19 AM) volare: iya itu akibat kekacauan kosakata

(10:20:21 AM) volare: :))

(10:20:25 AM) Mas Danu: ato bolos dgn alasan krj tgs?

(10:20:46 AM) volare: jd intinya,

(10:20:57 AM) volare: kyknya 2-2nya sama2 gak mending ya

(10:21:05 AM) volare: masuk tp gak jelas ngapain

(10:21:12 AM) volare: sm bolos tp kerja tugas

(10:21:22 AM) volare: (yg pilihan ke2 kyk sok membenarkan)

(10:21:44 AM) volare: harusnya masuk tp nagpain gt kan

(10:21:59 AM) volare: tp ngapaiiin??

(10:22:05 AM) volare: aq sendiri bingung mau ngapain di kampus

(10:22:16 AM) volare: masa' ngegame

(10:22:24 AM) volare: itu mah mending aq di rumah sekalian aja

(10:20:52 AM) Mas Danu: hehehe

(10:21:17 AM) Mas Danu: adik cari peneguhan nih

(10:21:20 AM) Mas Danu: :)

(10:21:23 AM) volare: :">

(10:21:43 AM) Mas Danu: kata dosennya neti, jatah bolos itu sayang kalo gak dipake

(10:21:50 AM) volare: =.=

(10:21:54 AM) volare: itulah Indonesiaaa

(10:22:01 AM) volare: kata tmn2ku jg gitu

(10:22:13 AM) volare: tp kata Tuhan?

(10:22:18 AM) Mas Danu: jatah bolosnya bisa dipakai buat cari uang

(10:22:47 AM) Mas Danu: emang ada kuliah apa hari ini?

(10:22:54 AM) volare: pembiayaan pembangunan

(10:23:01 AM) volare: cuma presentasi kelompok yg belum

(10:25:15 AM) Mas Danu: jam berapa?

(10:25:20 AM) volare: jam 11

(10:25:22 AM) volare: makanya

(10:25:27 AM) volare: klo mau brgkt kan msh nutut

(10:25:55 AM) Mas Danu: berarti kan jelas ada kuliah

(10:26:11 AM) volare: iya

(10:26:13 AM) volare: tp geje

(10:26:14 AM) Mas Danu: presentasi itu adalah cara dosen melakukan pembelajaran

(10:26:28 AM) Mas Danu: mas juga pernah gitu

(10:26:48 AM) Mas Danu: satu semester yang nerangin adalah mahasiswa

(10:26:56 AM) Mas Danu: ya teman2 sendiri

(10:28:19 AM) Mas Danu: kalo adik bisa mengambil manfaat dari presentasi yang dilakukan teman2, kenapa gak datang aja

(10:28:37 AM) volare: aslie gak bs

(10:28:43 AM) volare: ya udah aq dtg aja deh..

(10:29:12 AM) volare: off dl ya mas

(10:29:31 AM) volare: GBU


Intinya, aku tau sebenernya aku pengen membela diri, pengen cari peneguhan, pengen… yaa, cari alasan yang LOGIS supaya aku gak usah dateng kuliah.

“Kan geje di kelas! Daripada gak ngapa2in, kan mending kerja tugas!”

“Kan aku gak ikut2 dalam presentasinya mereka! Mending ngapain kek, do something yang lebih berguna!”

Didukung dengan kondisi kampus yang “melegalkan” untuk bolos (tiap semester kami dapet jatah untuk bolong 2x, kalo lebih dari itu gak boleh ikut UAS gitu..), well, itu kan secara gak langsung melegalkan untuk bolos. Banyak lho yang jatah itu dipake untuk nonton (alasannya suntuk sama tugas2 kampus), rapat (udah mendekati deadline!), jalan2 di mall, tidur, pulang, dll dsb. Bahkan anak Kristen di kampus pun juga pake alasan ini untuk latihan buat Natal kemaren.

Aku tau gak masalah kok kalo aku gak ikut kuliah. Bener. Gak ngefek apa2 kalo aku ikut ato gak ikut kuliah. Tapi Tuhan bilang gini:

Kolose 3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Standartnya Tuhan bilang, Apapun juga yang kamu perbuat, APAPUN! Gak terkecuali kuliah. Aku sempet mikir, halah, Tuhan, toh gak ngefek aku dateng kuliah ato gak. Gimana bisa memuliakanMu? Tapi aku malah mikir lagi, kalo misalnya perbuatanku ini diliat Tuhan, ortuku, ato dosenku tau aku gak kuliah karena alasan ini, kira2 mereka seneng gak ya? Mungkin mereka bilang, y awes, gak papa daripada geje. Tapi mereka gak akan tersenyum karena kelakuanku ini.

Juga aku gak mau gara2 aku lakukan ini, ntar jadi batu sandungan di masa depan. Misalnya aja adikku skrg suukaaa dan hobi banget buat bolos sekolah. Trus ntar pas aku tegur, kamu kok bolos? Trus dianya jawab, ah kamu juga suka bolos! Trus aku bales, aku kan bolosnya karena gak ngapa2in di kampus! Dia bales lagi, aku juga gak ngapa2in di sekolah!

Nah lo.. aku malah gak bisa ngomong apa2 lagi kan? Gak bisa juga ngasi Firman Tuhan, soalnya kan gak ada Firman Tuhan yang bilang: rajinlah kalo keadaannya blab la bla.. Gak! Tuhan bilang, APAPUN! Gak pake kecuali. Gak pake tawar2an. Kalo cewek biasanya suka nawar2 barang sampe semurah2nya, Tuhan gak bisa ditawar sedikitpun!

Aku juga gak mau sifat males ini ntar nurun ke anak2ku ntar. Aduh Ye.. jauh bener mikirin anak2 segala.. kamu pacaran aja belum kok uda mikirin anak. Ckckck..

Ini aku liat dari keluargaku lho. Gimana papaku memperlakukan & cara ngomongnya ke emak (ibunya papa), itu persis sama dengan gimana adikku memperlakukan & cara ngomongnya ke papa. Sifat2 baik & jelek ortu itulah ntar yang nurun ke anak2nya. Mamaku mesti bilang: Mbok ya ditiru yang baik2 aja toh, jelek2nya kok juga ditiru (kalo lagi mangkel ngeliat tingkah laku anak2nya). Masalahnya, anak2 itu MENIRU apa yang ada di depan mereka! Sejak lahir mereka uda bawa dosa turunan, yaitu udah tau yang baik & buruk (menurut ukuran dan pendapat mereka sendiri). Kalo ortu gak mematahkan dosa turunan ini dengan darah Yesus (& berbalik ke jalan Tuhan juga tentunya), mau diajarin sebaik2 apapun, dikasi tau bedanya ini baik, itu jelek, anak2 tetep akan belajar dari APAPUN yang ortu mereka lakukan.

Dan herannya, kadang apa yang dilakukan ortuku waktu masih muda, eh ternyata skrg dilakukan oleh anak2nya. Padahal kita juga gak tau kan masa mudanya ortu kita tuh ngapain, gimana, dan seperti apa. Tapi ya itu, gak tau juga kenapa kok bisa kejadian. So, aku gak mau karena aku males, yang akhirnya jadi habit, ntar nurun ke anak2ku. Aku pengen anak yg lucu, patuh, rajin, yg bagus, tapi kalo aku sendiri gak mau memperbaharui karakterku ya sama aja neng! Itu sama aja masukin air got ke botol Aqua. Mau labelnya Aqua, Cleo, Club, kalo isinya air got ya air got! Gak bakal berubah jadi air mineral..

Huft.. panjang ya? Keras memang ajarannya Tuhan. Dia sendiri bilang:

Wahyu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Relakanlah hatimu.. karena kita dikasihiNya, oleh karena itu relakanlah hati kita..

God bless!

Relationship

Akhir-akhir ini aku jadi sering banget baca blog orang. Kalo buka laptop, nyambung internet, pasti website yg dibuka kedua setelah Facebook adalah blog. Blog-blog ini punya cerita yg sama: marriage, wedding, single, relationship, woman, ect. Whatt?? Mau nikah, bu??

Nope.

Tapi jujur aku bersyukur bisa ketemu blog-blog ini dan belajar banyak hal dari mereka. Sekalipun belum berencana untuk merid, tapi perlu sekali untuk tahu dan paham ttg hal-hal seperti ini. Dari sisi Firman Tuhan juga tentunya. Makanya aku selektif banget untuk bahan bacaanku soal relationship ini. Dan seneng bisa nemu blog yg seperti itu. Sampe agak nyesel juga, kenapa kok gak dari dulu-dulu sih ketemunya? Hahahaha..

Blog ini emang ditulis oleh cewek-cewek yg udah pada merid. Tapiii.. apa yang mereka tulis bukanlah sesuatu ttg beda cewek sama cowok, apa yang harus dilakukan menjelang pernikahan, dsb. Iya, mereka tulis hal-hal itu, tapi dari sisi Firman Tuhan. Duh senengnya..

Selama ini aku emang udah sering dapet pengajaran dari gireja (so blessed with my church! I love my church so much!), tapi karena yang bahas sebagian besar cowok (pendetanya kan cowok..), dan sejujurnya juga aku GAK TAU kehidupan pribadi mereka yang sebenernya ttg relationship, marriage mereka, dll, jadi apa yang aku tangkap pembahasan mereka ttg Firman Tuhan ya sekedar Tuhanlah pusatnya.

Gak.. gak salah kok. Justru itu sangat bener sekalii!! Dari dulu aku menanamkan prinsip pada diriku, JANGAN BERANI2 PACARAN ATAU BERKOMITMEN KALO GAK YAKIN KITA SANGGUP BAYAR HARGA! Dan untuk bayar harga itu menurutku gak bisa dimulai setelah kita berkomitmen. Justru SEBELUM kita memutuskan berkomitmen itulah waktunya kita untuk fokus pada diri kita untuk mengeksplore SEMUA yang ada dalam hidup kita, untuk mengasah karakter kita, sebegai seorang SINGLE. Soal ini, bisa baca blogku: http://yaye.pramsite.com/i-proud-to-be-single

Balik lagi ke blognya.

Jadi cewek2 disini saling share, apa aja yg mereka dapatkan dari Tuhan soal masa2 single mereka, gimana mereka memilih pasangan mereka, gimana Tuhan nunjukkan keajaibanNya lewat wedding mereka, gimana ribetnya persiapan nikah, gimana merid itu suatu keputusan BUESAR untuk pembentukan karakter kita, dsb. Apalagi, dari sisi cewek! Wuaahh.. cewek mana sih yg gak kesengsem begitu baca ini.. :)

Aku baca blog2 ini aja juga jadi berandai2, kalo ntar udah merid, pengen bikin blog berdua juga, dimana isinya ttg perjalanan kita (calonku & aku) sm our lovely Father, Jesus :)

Tapi walopun aku bersyukur ketemu blog ini, dan isinya bener2 memberkati aku, Tuhan tetep sempet tegur aku di tengah-tengah baca.

"Ye, kok kamu jadi jarang gali Firman akhir-akhir ini?"

Iya ya, Tuhan.. Emang akhir-akhir ini aku jarang gali Firman. Baca Firman pasti. Tapi untuk merenungkan, menggali, sampe bikin list pertanyaan2 yg bikin aku jadi pusing sendiri (gak juga sih, kadang kalo share juga dapet pencerahan :D), uda jarang aku lakukan.

Then, malem ini aku bertobat & lahirlah notes ini :D

Oya, aku share juga blog2 yang aku baca, sapa tau temen2 juga jadi terberkati. Gak khusus cewek kok, cowok juga perlu untuk baca :) Tapi khusus 18 tahun ++ lho yaa...

http://hanshinta1.blogspot.com/

http://mikeloveslia.blogspot.com/

http://www.facebook.com/notes.php?id=336521874821

God bless!


Tuesday, December 21, 2010

This is me!

Jadi seorang CIRENG (cino ireng) kadang memang serba salah. Kalo ngumpul di komunitas orang-orang cino yg -biasanya aq sebut mereka rasis-, aku pasti dijauhi. Dan adaaaa... aja yang bikin gak nyambung sama mereka. Heran deh. Harusnya yang sesuku, pasti punya rasa saling memiliki kan ya. Tapi kalo uda kadung rasis, dan kalo mereka gak tau asal-usulku, atau gak kenal kedua ortuku (terutama papa), waduh, tanggapan & sikap mereka ke aku bermacem2 deh.

Ada yang sok dingin. Ada yang ke-endel-en (gak cowok gak cewek). Ada yang ngumbul sendiri. (Ngumbul = berkelompok.red). Macem-macem deh reaksinya yang bikin, ampun, gak nyaman banget. Bikin gak betah. Pengen cepet selesai. Dan sebagainya.

Belum lagi karena interest-ku yang jaaaauuuhhh berbeda dari mereka semua. Saat ini aku suka sekali kegiatan outdoor. Berpetualang keliling kota. Mencoba berbagai makanan baru. Berkenalan dengan berbagai teman dari segala suku bangsa. Dan hal inilah yang buat aku gak bisa dengan mudah diterima mereka, dan aku pun merasa asing ketika bersama mereka. Terutama, BERKENALAN dan BERGAUL DENGAN SUKU LAIN.

Pengalamanku di PIMNAS bener-bener ngasih pelajaran yang berharga buat aku. Indonesia tuh bener-bener kayaaaaa akan segalanya. Ya budaya. Ya warna kulit. Ya bahasa. Ya kebiasaan. Macem-macem. Dan ini yang buat aku makin menghargai Indonesia, dan sangat pengen punya temen dari berbagai suku di Indonesia. Kampusku sekarang, bisa memfasilitasi aku soal ini. Sungguh menyenangkan! Bahkan, jujur saja, lebih menyenangkan bergaul dengan orang-orang semacam ini daripada bergaul dengan "mereka".

Kadang aku sempat merasa bersalah. Rasanya seperti mengkhianati suku sendiri. Dan bertanya-tanya, mengapa ya aku gak bisa bergaul dengan orang yang stau suku dengan aku? Harusnya kan lebih mudah. Bener gak? Tapi yah.. itulah aku.

Aku sungguh-sungguh berharap aku gak perlu merem untuk diterima mereka. Aku berharap aku gak perlu me-rebounding rambutku, memutihkan kulitku, pake hotpants & baju ketat kalo ke mall, pake high heels, ngomong mandarin, manggil-manggil koko cece titi meme, dan sebagainya untuk bisa masuk ke mereka. Karena aku gak nyaman dengan itu semua.

This is me!

Friday, December 3, 2010

100 impianku tahun 2011

Abis baca bukunya Chicken Soup for the Soul (Life Lessons: Membuat Impian Jadi Kenyataan) yang sempet aku hadiahkan ke papa waktu dia ultah kemaren (5/11/2010), aku jadi kepikiran untuk bikin 100 impian di tahun 2011. Dulu uda pernah buat sih.. tapi gak aku tulis. Jadinya cuma di awang-awang, dan pas tengah-tengah tahun, dimana aku sudah ambil banyak keputusan & tindakan (yang seringkali bodoh), impian-impian itu gak ada yang tercapai :(

Yah, berdasarkan buku tersebut, kali ini aku mau tulis 100 impianku di tahun 2011. Tahun depan, kita liat lagi, apakah impian-impian ini sebagian besar terwujud, atau gak? Hehehe...

Eh? Apa? Gak takut gak terwujud?

Hey.. namanya aja impian.. boleh dong setinggi-tingginya! Waktu kita memikirkan impian, jangan dulu pikirkan hambatan dan kesulitan-kesulitannya. Biarkan pikiran kita makin liar dengan impian-impian kita. Tulis dulu semua. Di setiap kesulitan, pasti ada peluang. Dan di setiap peluang, pasti ada kesulitan. :)

Oke, siap? Here we go!
  1. Ikut Kompas Gramedia Fair, beli buku sebanyak-banyaknya.
  2. Mau nonton bioskop tiap bulan, kalo ada film bagus.
  3. Nonton film 3D.
  4. Beli hp baru, K770i atau C510.
  5. Ikut lebih banyak lomba keilmiahan.
  6. Nulis cerpen untuk dimuat di JawaPos.
  7. PKMku lolos dan didanai DIKTI, cetak, dan jual ke 120 SD di Surabaya.
  8. Punya kamar sendiri, beli pernak-perniknya sendiri.
  9. Hunting foto di kota lama Surabaya.
  10. Bikin cokelat yang paling enak dan paling imut buat cowok yang aku sukai.
  11. Makan di Hanamasa.
  12. Sudah punya judul TA: bisa tentang housing, mangrove, heritage, atau mass transport.
  13. Menyelesaikan baca Alkitab.
  14. Ngajak Rico atau Aldo ke BonBin.
  15. Meraih IPK 3,50.
  16. Perawatan wajah di salon kecantikan selain Erha.
  17. Masak takoyaki.
  18. Masak spaghetti meatballs.
  19. Beli bedcover.
  20. Beli kemeja lengan panjang warna cokelat muda dan ungu.
  21. Beli kemeja lengan pendek warna putih, abu-abu, merah, dan hitam.
  22. Beli rok batik panjang se-mata kaki.
  23. Mengunjungi pantai di Sampang.
  24. Ke pantai di Lumajang bareng temen-temen remasa.
  25. Belajar bahasa Jepang, lulus level 3.
  26. Naik pesawat terbang.
  27. Ke Singapura & KL.
  28. Ke Manado atau Makassar.
  29. Ke Ponorogo, maen ke rumahnya Tantri.
  30. Hujan-hujanan.
  31. Renang seminggu 1x.
  32. Mandu Pra-TD se-ITS.
  33. Mandu TD HMPL.
  34. Merayakan ultahku sama anak-anak remasaku.
  35. Ikut LKMM TM.
  36. Beli batere laptop baru.
  37. Beli modem.
  38. Beli plastik penutup keyboard biar gak kotor.
  39. Beli kipas laptop.
  40. Beli hardisk eksternal 320 GB.
  41. Tuker tambah gitar Yamaha.
  42. Nyoba pake gaun pengantin.
  43. Bikin bento buat diriku sendiri.
  44. Belajar make-up wajah.
  45. Pake rok ke kampus sebulan 1x.
  46. Bikin lagu ciptaan sendiri.
  47. Ikut PIMNAS.
  48. Ke Jogja, ngunjungi Eya.
  49. Menaklukan Bromo (lagi).
  50. Nyoba makan di Cafe HOS.
Huff... uda 50 impian.. masih kurang 50 impian lagi nih!

51. Lolos IELSP.
52. Lebih banyak tersenyum.
53. Ngasih kado ultah ke Aldo, Rico, Papa, Mama.
54. Ngasi kado Christmas ke Aldo, Rico, Papa, Mama, Mas Danu.
55. Beli tas laptop baru, Eksport.
56. Beli tas kamera yang bisa dibawa kemana-mana.
57. Rajin nulis di agenda.
58. Beli / bikin buku agenda per weeks.
59. Bikin scrapbook
60. Lebih sering hunting & edit foto, dicetak, dan dibuat scrapbooknya.
61. Bilang, "Aku sayang kamu" ke papa & mama.
62. Bikin film pendek.
63. Latian keyboard minimal 2 minggu 1x.
64. Lebih banyak presentasi di depan kelas & umum.
65. Jadi pemakalah Seminar CITIES.
66. Keliling taman-taman di Surabaya.
67. Ikut tur Surabaya Heritage Track.
68. Maen di Dunia Salju di Giant Rajawali.
69. Beli bunga anyelir buat mama.
70. Punya kenalan bule di Taiwan, Inggris, Jepang, dan Korea.
71. Perawatan tubuh: massage, sauna, lulur, creambath, dll.
72. KP di Bali, di Triangga Utama atau di Ciputra.
73. Double Degree ke Belanda.
74. Ikut Summer Course, kemana aja, belum punya tujuan.
75. Lebih rapi, wangi & bersih.
76. Lebih banyak nulis blog, atau diary. Trus dikumpulin, dijadiin e-book.
77. Nyoba semua permainan di THR (yang buat dewasa)
78. Punya boneka teddy bear yg segede bantal
79. Jadi ketua Bakor 2011/2012.
80. Nyobain kopinya Starbucks.
81. Bikin donat sendiri.
82. Ikut reuninya Carolus.... hmm.. tapi gak yakin..
83. Bukuku bersama temen-temen diterbitkan :D
84. Jabat tangan Pak SBY (itu kalo di masih presiden ya :D)
85. Beli MP4 player.
86. Beli celana jeans baru, warna abu-abu.
87. Tabungan di bank mencapai 5 juta.
88. Upgrade Windows XP jadi Windows 7.
89. Beli sarung laptop baru.
90. Beli / bikin tempat hp.
91. Beli sepatu pantofel baru.
92. Beli sabuk baru.
93. Menghadiri pesta pernikahan salah seorang temanku (entah sapa).
94. Belajar nyetir mobil sendiri.
95. Kerja sambilan.
96. Bikin Curriculum Vitae yang paling kreatif.
97. Jadi asdos lagi, mungkin TAP.
98. Bisa pake ArcGIS, minimal untuk fungsi-fungsi dasar, kayak digit peta, buffer, overlay.
99. Bawa motor ke bengkel 1 bulan 1x.
100. Sarapan sehat :D

Huuuaaahhh... akhirnya kelar juga yaaa... ternyata capek juga lho bikin impian 100 buah dalam waktu 1 jam. heheheh... Keliatannya sulit dan mustahil? Ga papa.. namanya juga impian.. bukan resolusi kok :D

Thanks buat yang uda baca...
Daisypath Anniversary tickers