Monday, April 28, 2008

Apa kamu seorang Kristen sejati?

Tadi pas berangkat sekolah, aku liat ada banyak billboard dan spanduk AXIS di jalan-jalan sepanjang ke sekolah. Pikiranku langsung terbayang sms-sms dan email-email berantai yang memperingati supaya ga pake AXIS. Katanya itu kartunya gereja setan. Soalnya mengandung unsur 666.

Sebetulnya aku ga seberapa peduli dengan hal ini. Soalnya aku udah cukup nyaman pake XL (walaupun kesel juga, kadang-kadang kalo isi pulsa suka ngandat), dan aku udah bertekad aku ga akan ganti nomer lagi. Aku berencana mau kerja dan ga professional banget lah kalo kerja tapi nomernya ganti-ganti. Customer ilang dong. Jadi ga ada niatan buat nyoba-nyoba atau ganti nomer lagi. I'm not a kid anymore yah... Cuma orang-orang childish aja deh yang ganti-ganti nomer. Aku udah bertekad mau jadi dewasa. Kan niatnya kerja!

Pikiran ini ga begitu mengganggu aku di sekolah. Tapi pas pulang, lagi-lagi aku liat tambah banyak spanduk-spanduk AXIS di jalan. Rasanya tiap 1 ruko pasti ada spanduknya. Aku juga pernah cerita soal ini ke pemimpinku, dan dia bilang, belum tentu juga sih AXIS itu punyanya gereja setan. Who knows kan? Tapi apa salahnya berjaga-jaga? Anggepannya kalo sekarang ini akhir jaman yang tinggal detik-detik terakhir. Aku membayangkan kalo di Surga sana Tuhan lagi liat jam, malaikat-malaikat juga terdiam semua melihat ke arah sebuah jam gede, tinggal tik.. tik.. tik.. menuju angka 12 (iya kalo 12 =P). Tinggal kayak count down-nya new year, 4.. 3.. 2.. 1..

Aku juga setuju bukan berarti yang namanya 666 itu selalu angka setan. Walaupun tetep berjaga-jaga juga. Dulu pernah, kalo ga salah inget, pas dulu kita ngadain KKR di PTC (kalo ndak salah KKR Education Breakthrough 2), yang dateng 6000 orang, yang maju altar call 600 orang, dan yang dibaptis 60 orang. Apa itu berarti setan yang bekerja? Hmm.. kalo memang bener setan yang bekerja, harusnya aku ga perlu ngerasa hadirat Tuhan di sana. Kalo emang bener waktu itu setan yang melingkupi PTC, harusnya ga ada orang yang berubah hidupnya gara-gara Education Breakthrough! Aku percaya, sekalipun cuma 1 orang tok yang bertobat sungguh-sungguh (mengesampingkan orang-orang yang dibaptis tapi kembali pada hidup yang lama), aku tahu, itu Tuhan yang bekerja! Bagaimana bisa setan mengusir setan?! Jeruk kok minum jeruk, ya!

Well, detik itu juga aku kerasa, iya ya, duuh deket banget. Rasanya kayak dulu pas mau ngumpulin formulir PMDK. Waktu berlalu begitu cepat rasanya. Takut ga nutut. Deg-deg-an. Gimana kalo telat.
Banjir besar udah, tsunami udah, gempa udah, lumpur udah, kutub udah leleh, rasa-rasanya semua yang ditulis di Alkitab udah kejadian semua.

2Timotius 3:1-9
Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosadikuasai oleh berbagai-bagai nafsu (mungkin ini PSK di bawah umur ya!),
yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.
Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.
Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan merekapun akan nyata bagi semua orang.
Ngeri ya? Gamblang banget. Ga pake kiasan-kiasan.
Sedih juga. Orang-orang yang belum kenal Yesus, nuduh mengkristenisasi. Yang udah kenal Yesus, malah ga mau sungguh-sungguh cari Tuhan. Mereka ngira dengan mereka bergabung dalam Kristen dan dibaptis, itu udah cukup buat mereka. Dengan tahu bahwa Tuhan itu baik, sabar, murah hati, dll, itu sudah cukup bagus untuk mereka. Tanpa perlu kenal, "siapa Tuhan itu?", mereka sudah 'cukup selamat' untuk masuk Surga.
Padahal Tuhan gak sebatas itu tok!

Sejak aku bertobat hingga hari ini, aku selalu tahu, Tuhan yang aku kenal bukan cuma sebatas itu tok. Tiap hari aku pasti ngerasakan Tuhan yang berbeda. Tuhan yang jeles'an. Tuhan yang berapi-api. Tuhan yang ke-bapak-an. Tuhan yang gaul. Tuhan yang macho. Tuhan yang romantis. Tuhan yang lucu. Ah, kata-kata disini terlalu sempit untuk mengungkapkan Tuhan yang aku kenal! Bahkan aku masih penasaran, kejutan-kejutan apa lagi yang sedang Tuhan persiapkan buat aku? Aku selalu menanti-nanti, Tuhan yang seperti apa lagi yang bisa aku ketahui?

Aku mau jadi Kristen sejati!
Aku ga mau jadi Kristen yang cuma 'nebeng' nama besar Tuhan tok.
Seandainya aku anaknya Bapak SBY, aku ga mau cuma nebeng nama besar SBY tok untuk dapet kemudahan-kemudahan. Ke luar negeri misalnya. Ndak! Aku juga mau berjuang!
Apa-apaan jadi orang kok cuma nebeng?!
Aku mau namaku bener-bener dikenal Tuhan.
Aku pengen kalo nanti suatu saat ketemu Tuhan face to face, Dia akan bilang: "Oh, ini Yaye yang sungguh-sungguh mengasihiKu itu ya?"

Ndak banyak orang Kristen yang jadi Kristen sejati. Aku inget, aku pernah baca tulisannya ce Sianne Ribkah (penulis Before 30), dia bilang ke salah seorang jemaat yang mau dibaptis waktu itu, "Bu, kalo sudah jadi Kristen, jangan liat kanan-kiri. Cukup pandang Tuhan saja."
Banyak orang Kristen yang ga bisa jadi contoh yang baik. Makanya banyak orang yang setelah tahu Yesus, tiba-tiba mundur. Karena mereka toleh kanan-kiri dan mereka lihat hal-hal yang gak membangun iman dan roh mereka! Aku ga bisa menyalahkan mereka juga, wong kitanya juga yang salah. Ya ga bisa berbuat apa-apa juga kalo begitu.

Makanya, hal yang paling baik memang tutup mata dan telinga kita rapat-rapat dari dunia dan dengarkan satu-satunya suara dari Gembala kita yang paling sempurna, yaitu Yesus sendiri. Aku pun sampe detik ini berusaha tutup rapat-rapat telingaku dari omongan-omongan dunia. Mereka omong yang jelek-jelek tentang aku. Sebenernya aku bisa, tapi gara-gara mereka bilang ga bisa, aku jadi terpengaruh ga bisa juga. No way ya!! Aku emoh dengerin kalian lagi. Useless. Malah bikin down aja. Ngerusak kuping.

I wanna be better than yesterday.
I will.

[ditulis sewaktu teringat Tuhan]

2 comments:

  1. Saya menemukan tulisanmu (lebih tepatnya curhat kali yaaa....hehehe) tak sengaja, cuma berbekal NAMA PRIBADI diketik sebagai kata kunci di Google. Hahahaha.....Ops! Tak disangka saya bertemu tulisanmu di sini. Hahaha.....Volare dalam bahasa Italia artinya TERBANG. Lha kamu sudah punya bekal iman besar untuk TERBANG (nggak jalan kaki kemana-mana...hahaha), jadi TERBANGLAH setingginya. Ketika kamu TERBANG, yang kamu lihat cuma PEMANDANGAN INDAH saja. Awan, langit biru, bintang, laut, dll. Ketika hati kamu senang, merasa PUAS........tanpa kamu sadari kamu mengucap syukur. Ketika ucapan syukur keluar.....pintu Sorga terbuka dan Tuhan mengirim jawaban doanya SEGERA ke rumah kamu. :) Kok bisa secepat itu? Ya, karena yang kamu lihat cuma YESUS saja. Kesempurnaan itu ada ketika mata kita melihat DIA. Semoga IMANMU menyelamatkanmu, adik kecil! ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahh.. thank you, ce Sianne! Kaget juga tiba-tiba nerima komen cece di curcolku hahaha.. Wanna write something about this ;)

      Delete