Monday, March 7, 2011

Adam & Eve again..

Gara-gara dengerin kotbahnya Ps. Jeffry Rahmat yang The Power Of Choice, jadi dapet satu hal lagi tentang Adam dan Hawa. Entah kenapa, aku paling semangat kalo mengupas segala hal tentang 2 orang ini. Mungkin karena mereka manusia pertama yang pernah ngalami hidup sama-sama Tuhan, jalan-jalan bareng Tuhan, ngobrol bareng, makan bareng, dll. Mungkin juga karena mereka manusia pertama yang pernah mengalami kepenuhan kemuliaan Tuhan 100% tanpa cacat. Mungkin karena mereka pernah mengalami hidup dimana hidup yang tidak ada tangis atau sakit, kecewa atau kematian, dan segala hal yang gak enak. Dan mungkin, mungkin, mungkin yang lain.

Walau penuh kemungkinan seperti itu (karena gak ada saksi mata gimana kehidupan mereka saat itu), aku gak pernah capek untuk mengupas kehidupan mereka, diajar lagi, belajar lagi, merenungkan lagi, mikir lagi, semua tentang mereka. Buatku, mereka ada contoh, model, teladan, terbaik kedua setelah Yesus, yaitu sebelum mereka jatuh dalam dosa. Baik dalam masa single, relationship, marriage, carrier, vision, and all about my life, I really blessed with them.

Satu yang aku pelajari hari ini, adalah sejak Tuhan mempromosikan pohon pengetahuan yang baik dan buruk ke Adam dan Hawa, plus ngasih wejangan-wejangan, sejak saat itu, manusia resmi diberikan FREE WILL.
Dan kalo kita baca Kejadian 3, Kejatuhan Manusia,
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" 
Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 
tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." 
4  Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, 
5  tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." 
6  Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. 
Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
Yang ada di pikiranku seperti ini:
  1. Adam nih lemah banget jadi cowok! Diajak berbuat dosa sama Hawa, bukannya ngingetin sama Firman Tuhan, eh kok malah ikut-ikutan sih? Masa' gara-gara wanita cantik buatan Tuhan, dia jadi lupa diri?? Ih, sama aja kayak cowok-cowok jaman sekarang! (maklum, aku kan cewek :D)
  2. Yang cowok bales: Yee.. dasar nih Hawa, begonya dia mau kebujuk ular. Udah aku bilangin supaya jangan deket-deket ular, diterusin aja. Huh, kan kerjaanku masih banyak buat namain hewan-hewan, bukannya mbantu, malah sibuk sendiri. Sebel! Uda gitu pake ngrayu-ngrayu segala buat makan buah itu. Eh, tapi kata Tuhan kalo makan itu bisa mati. Tapi Hawa kok baik-baik aja? Ngicip aahh... (pikiran cowok jaman sekarang)
Trus, agak dibukakan waktu baca postingannya ci Shinta disini. Tentang penundukan diri Hawa kepada suaminya.

Tapi kali ini, Ps Jeffry bukakan sesuatu yang baru lagi, dan kalo dipikir-pikir, make sense juga deh.
Adam SEBETULNYA bukan cowok yang lemah! Bukan cowok yang bodoh untuk diajak melanggar Firman Tuhan. Perlu kita inget, bahwa ketika penciptaan Adam, dia dibentuk sesuai gambar dan rupa Tuhan. Yang pasti dia mewarisi sifat-sifat kekalnya Allah dan dia diciptakan dengan amat baik! Kalo aku bayangin sekarang, pasti Adam tuh tipikal cowok yang ganteng, tinggi, atletis gitu, kan kerjanya jalan-jalan keliling Taman Eden buat ngasi nama hewan, jadi kekar gitu hohoho..
Udah gitu orangnya sabar, penyayang, tanggung jawab, buktinya, dikasi kerjaan sama Tuhan untuk namain hewan-hewan, dia gak pernah ngeluh bahkan sangat semangat untuk mengerjakannya, sampe-sampe Tuhan berinisiatif untuk bikin dia tidur dan membentuk penolong yang sepadan, yaitu Hawa, untuk Adam! Kurang bertanggung jawab gimana coba?
Trus tipikal pekerja keras gitu.. Bayangin, ada berapa banyak hewan di Taman Eden, dan cuma dia seorang yang ngasih nama!! Ckckckc... trus pasti pinter dan kreatif dong ya. Bayangin, belum tentu aku sekarang tahu nama semua hewan di dunia. Yang jenisnya monyet aja ada buuuanyak banget jenis dan macemnya. Kalo ke kebun binatang, aku suka bingung, ini beruang madu, kalo itu beruang cokelat, ada lagi beruang jawa. Gak ngerti bedanya! Belum lagi soal ikan. Ada ikan nila, gurami, kakap, kakap aja ada macem-macem, ada kakap merah, kuning, ijo mungkin! Hahahaha... uuakeeh! Tapi Adam sendirian bisa ngatasi itu semua! Gimana gak puinter coba??
He is the perfect man in the whole world!
Wes pokoknya Adam diciptakan se-sempurna sempurnanya Tuhan bisa nyiptain deh! Jadi, bisa dipastikan, rasae gak mungkin lah ya kalo Adam tuh cowok lemah? Apalagi saat itu manusia belum jatuh dalam dosa.

Dan Alkitab juga gak pernah mencatat bahwa Adam dibujuk oleh iblis. No! Satu kalipun gak pernah! Itu artinya, Adam tahu persis bahwa dirinya HARUS taat dengan Firman Tuhan. Itu artinya, Adam punya hubungan yang sangaat dekat dengan Tuhan, melanggar Firman Tuhan itu gak ada di kamusnya Adam. So iblis gak berani macem-macem. Kalo berani macem-macem,, bisa-bisa dia ditempeleng sm Tuhan. Mau dimasukin mana lagi? Wong dia udah di neraka. Dan iblis juga tahu, kalo menggoda Adam adalah hal yang sia-sia karena Adam gak akan tergoda! Betapa hebatnya Adam, sampe-sampe iblis pun kecapekan untuk menggoda dia! Ckckckck... Hahahha...
Ingat satu hal lagi, bahwa manusia yang diciptakan pertama kali adalah Adam, bukan Hawa. Artinya, Adam yang lebih tau lebih dulu tentang Firman Tuhan ketimbang Hawa. Apakah tipikal orang yang seperti itu bakal jatuh dalam dosa? Well well...

Dan hal itu juga gak berarti Hawa adalah cewek yang lemah. Dia sama sekali gak punya prasangka untuk melanggar Firman Tuhan. Kalopun dia pengen melanggar Firman, Adam pasti melarang dia! Aku percaya, sebelum kejatuhan manusia dalam dosa, manusia tuh utuh seutuh-utuhnya manusia deh. Tanpa cacat. Gak bisa salah. Deket sama Tuhan. Pokoknya hidupnya sangat terjamin.

Tapi lihat ini, aku belajar sesuatu yang keren abis!

Waktu manusia diciptakan, dia tuh ngerti se-ngerti-ngertinya tentang role-nya dia. Dia tau posisinya dia sebagai apa. Adam sebagai leader, Hawa sebagai penolong. Karena Hawa tahu bahwa dia ini tugasnya sebagai penolong suaminya, pengen suaminya bisa jadi manusia yang hebat, pengen suaminya makin keren dalam menamai hewan-hewan, pengen gak ngerepoti Tuhan lagi..... jeng jeng... maka dimakanlah buah itu dan diberikannya ke suaminya.....

Gak mudeng?
Gini, gini...
Cewek tuh ya, hatinya tuh tulus. Sifat dasar dan panggilannya, adalah sebagai penolong. Mau tomboy tomboy gimanapun, sifat dasar dan panggilan ini gak bisa dipungkiri. Liat deh, biasanya kan cewek yang gampang tersentuh. Liat anak jalanan kelaparan, tersentuh, dibeliin makanan. Se-cowok apapun, cewek tuh mesti gampang tersentuh. Hatinya tuh sensitif banget. Tuhan ngeliat Adam "kurang" ada sifat sensitifnya, dia banyak mewarisi gambarNya, jadi Dia menciptakan Hawa untuk mewarisi "sifatNya"...
Cewek tuh dominan perasaan, betul? Betul banget! Hawa juga gitu. Saat itu, mana mungkin sih Hawa punya pikiran jahat? Wong belum jatuh dalam dosa. Semuanya hanya karena Hawa ingin memenuhi panggilannya sebagai seorang penolong yang sepadan bagi suaminya, dia pengen suaminya jadi orang hebat, bijaksana, kuat, tahu segalanya, kayak Tuhan! Biar gak usah ngerepotin Tuhan lagi.... Biar kalo ada apa-apa, gak perlu "Tuhan, kok gini?", "Tuhan, kok gitu?", tapi kalo Adam udah kayak Tuhan, Tuhan kan pasti seneng tuh. Gak direcokin sama pertanyaan2 konyol lagi, bisa bantu lebih banyak deh!

See?
Simple banget yah??
Hatiku rasanya keiris-iris denger itu. Kadang aku juga ngerasa gitu. Aku tahu tujuan hidupku apa. Dan kadang, aku pengeeennn banget bisa memenuhi panggilan Tuhan dalam hidupku, sampe pada akhirnya, aku gak perlu bergantung lagi sama Tuhan. Aku gak butuh bantuan Tuhan untuk memenuhi panggilan hidupku dariNya.

Wew, lihat betapa liciknya iblis menyalahgunakan ketulusan dan kemurnian hati seorang manusia untuk memisahkan Tuhan dengan makhluk yang sangaaaatttttt dicintaiNya! Dia paken ketulusan seorang manusia, untuk menjatuhkan manusia itu! Juahat pol iblis itu!! Huuhh huhh!!! Pengen ta jejeg ae!! Upss.. kembali kembali.. hufftt...

Makanya penting untuk para wanita kenal Firman Tuhan, mengenal isi hati Tuhan sejak muda, supaya waktu menikah nanti, dia bisa menolong suaminya bukan untuk jauh dari Firman Tuhan, tapi justru makin dekat dengan Firman Tuhan! Tahu panggilan hidup aja gak cukup, girls! You need to know what's God wants in your life, everyday!

Kalo ada cowok yang anggep cewek sebagai manusia kedua, yang gak penting, yang menganggap bahwa wanita yang dinikahinya cuma jadi penolong (alias pembantu), you're BIG wrong, man! Penolong anda pun bisa "menolong" anda untuk hidup lebih terpuruk dari jaman anda masih single. Makanya banyak pria yang sudah pacaran, tunangan, atau menikah ngerasa hidupnya lebih kacau daripada sebelum dia in a relationship. Why?? Penolongnya rekk... gak berfungsi sebagai penolong. Dan iblis pake ketulusan hatinya untuk mencintai anda, para pria, untuk menjatuhkan hidup anda lebih dalam lagi!

Buat cewek, cowok, better anda kenal dulu sama Pencipta anda sebelum memulai sebuah relationship. Kenali panggilan anda. Penuhi panggilan anda. Bergantunglah sepenuhnya pada Sang Pencipta! Iblis itu gak pernah kehabisan akal untuk menipu anda! Dia mungkin gak bisa membunuh anda, membinasakan anda, mencuri uang anda, tapi lewat kelicikannya dan mulut manisnya, dia bisa membunuh, membinasakan, sekaligus menyiksa anda perlahan-lahan. Serius. Dan Tuhan gak pengen itu terjadi!! Tuhan gak pengen anda jadi Tuhan sama seperti Dia! Dia pengen kita jadi seperti yang Dia mau, supaya Dia bisa puas nyiumin kita, puas meluk kita, puas sayang-sayangan ama kita, bukan seperti Dia!

So, let's knowing Him better than before, okay?

Hope you be blessed.

4 comments:

  1. Mandaaaa...I love this post. Jadi punya sudut pandang yang baru, gak nyalah2in Adam dan Hawa ato menghakimi mereka (sok2an menghakimi Meg,macam yang kamu lebih baek ajahhh).

    ReplyDelete
  2. Iya mbaak.. saya aja pas denger kotbah ini bener2 ketabok2 sampe lemessss daah... Kalo dipikir2 make sense juga loh kayak gitu. Gara2 kita cuma pengen memenuhi panggilan hidup, iblis pake itu utk jadi senjata utk menjatuhkan diri kita sendiri. sebel.. sebel!!

    ReplyDelete
  3. huaaa aku suka banget sama ini.
    kmu di sby? terus gmn bsa dgr kotbahna ps jeff? aku mau donkk kalo cd na djual. judul cd na apa ya?

    ReplyDelete
  4. aduh lupa Ni dapet dari mana.. coba cek di perpusnya Mawar Sharon aja, sapa tau ada :)

    ReplyDelete