Tuesday, August 10, 2010

Day 10: 17 Again

Heyy.. hari ini Rico ultah! Hehehhe... yah, walo gak spesial2 banget. Bahkan sangat gak spesial mungkin. Karena.. suasana rumah ya biasa aja. Gak ada yang berubah.
Setelah nyari2 begitu lama, akhirnya aku nemu link untuk download film 17 Again. Salah satu filmnya Zac Efron. Udah kadung jatuh cinta sama aktingnya di High School Musical, jadi pengen nonton filmnya lagi nih.

Filmnya bagus, pesan moralnya juga kena. Cuma memang ada beberapa (agak banyak sih) adegan2 yang "ehem", tapi gak bisa kita sangkal kalo, yah, emang itulah yang seringkali terjadi di sekeliling kita.
Nie, aku nyoba bikin review filmnya ya ;)
Mike O'Donnel (Zac Efron), masih muda, 17 tahun, seorang bintang sekolah, cowok populer, digilai gadis2, berprestasi dimana2, bahkan punya masa depan yang indah, pokoknya lengkap deh kehidupannya. Punya pacar cantik, mau dapet beasiswa untuk kuliah, dsb.Kelihatannya menyenangkan ya jadi seorang Mike? O..o..o... sayang, karena "kebablasan" sama pacarnya, dia dihadapkan 2 pilihan dalam hidupnya. Apakah Mike akan mengambil masa depannya sendiri, ataukah dia melepaskan semuanya demi pacar dan bayinya?
Dalam keadaan yang seperti itu, Mike memutuskan untuk menikah dan membesarkan anaknya bersama pacarnya. Karena bagi dia mereka adalah hidupnya dan dia yakin pasti bahagia bersama mereka. So sweet bukan?
20 tahun setelah itu, ternyata apa yang Mike bayangkan dulu tidak terjadi seperti bayangannya. Makin banyak masalah dalam rumah tangganya sehingga dia harus menumpang tinggal di rumah sahabatnya yang "culun abis", Ned. Anak-anaknya tidak ada yang patuh padanya, bahkan cenderung cuek dengan dia. Gak cukup sampe di situ, harusnya dia juga sudah naik pangkat dari dulu-dulu, malah karyawan baru yang dinaikkan pangkatnya. Mike kesal dengan kehidupannya, iseng, dia mampir ke sekolahnya dulu waktu SMU.
Dia teringat lagi masa-masa kejayaannya, dan perasaan menyesal mulai menyelimuti hatinya. Sampai dia tidak sengaja bertemu dengan seorang kakek cleaning service, yang memberitahukannya bahwa ada 1 cara untuk kembali ke masa itu. Caranya gimana? tonton sendiri yaa... hehehehe...
Mike gak percaya gitu aja dengan perkataan kakek itu, sampai di suatu malam, dia melihat kakek ini mau bunuh diri. Walau keadaan dna kahidupannya kacau, dia masih ingin menolong kakek ini agak tidak bunuh diri. Tapi justru dia yang jatuh. Ketika jatuh itulah tiba-tiba Mike kembali ke wujudnya ketika umur 17 tahun.
Kaget, heran, dan tidak tahu harus berbuat apa, Mike meminta pertolongan sahabatnya, Ned. Awalnya Ned juga tidak percaya bahwa itu adalah Mike. Tetapi karena bukti2 yang ditunjukkan Mike, mau tidak mau Ned mempercayainya. Bahkan Ned yang membantu Mike untuk masuk ke SMU dengan menyamar sebagai ayahnya.
Mike masuk di SMU yang sama dengan kedua anaknya, Maggie dan Alex. Ketika dia melihat langsung kehidupan anak2nya di sekolah, Mike akhirnya sadar bahwa mungkin ini adalah jalan untuk menyelamatkan kedua anaknya. Jadi Mike berusaha menolong Alex untuk masuk ke tim basket, dan menyelamatkan Maggie dari pacarnya yang berandalan.
Keadaan semakin runyam dimana Mike mengetahui istrinya sudah bulat untuk menceraikan dirinya dan sudah memiliki teman kencan yang baru. Kesal, karena tidak bisa berbuat apa-apa dalam wujudnya yang berumur 17 tahun. Mike terus berusaha untuk membangkitkan kenangan istrinya mengenai dirinya dan cinta mereka yang dulu, tanpa membuat Alex dan Maggie curiga bahwa Mike punya kelainan yang menyukai cewek yang lebih tua (sindrom apa ya itu??)
Sampai titik terakhir usahanya, dia malah makin dibenci Maggie karena Maggie mengira dia hanya dijadikan alat untuk mendekati ibunya, juga waktu di sebuah pesta Mike mencium ibu Maggie. Ned juga marah padanya karena gara-gara Mike membuat pesta di rumah Ned hingga berantakan dan Ned kehilangan teman kencannya.
Mike yang putus asa, mencoba untuk melupakan segala usahanya untuk mendekati keluarganya lagi, dia berusaha menggapai impian masa mudanya. Tidak peduli bagaimana keluarganya kelak. Ned berusaha memperingatkan tetapi Mike justru makin marah dan sakit hati karena kesepian.
Mike O' Donnell: There's no path, Ned! There's no path. I can't do it! I just made it worse for them. My wife is happier, everyone's happier with me out of the picture, Ned. It's time to move on...
Walau begitu, Mike masih mencoba sekali lagi, sewaktu persidangan perceraian dirinya dengan istrinya, dia berusaha untuk kembali dengan istrinya lagi. Walau dengan wujud anak 17 tahun. Syukurlah sang istri akhirnya paham bahwa dia adalah suaminya dan menyesal atas perceraian itu. Dia meminta sidang ditunda untuk sementara.
Pada pertandingan basket untuk memperebutkan beasiswa, Mike diingatkan lagi pada saat dulu dia berusaha menggapai impiannya. Namun, sang istri yang penasaran pada Mike, datang untuk menonton pertandingan tersebut. Dan rupanya pada saat pertandingan itu, sang istri menyadari bahwa dia masih mencintai Mike. Mike pun, saat melihat istrinya datang, sekali lagi dihadapkan pada 2 pilihan.
Apakah Mike akan menggapai impiannya, ataukah sekali lagi mengejar sang istri?
Ada 1 quotes yang keren di film ini:
"You are the best decision I've ever made. I just.. I just forgot." (Mike O'Donnel)
Download filmnya disini.

1 comment:

  1. ada yang disayangkan dari film ini...
    nikah karena "kesengajaan" (bukan kecelakaan) yang fatal

    kata-kata penutupnya keren.. setuju!!!!
    eh, orang bilang aku lebih cakep dari zac ^_^

    ReplyDelete