Sunday, June 15, 2008

How lucky I am!

Pagi-pagi, bangun tidur..
aku: mm.. ngapain ya.. mau doa nda isa.. rumah dah rame.. maen gitar aja deh.

Jreng.. G? ga pas. A? ketinggian. D? hmm.. C? tambah ancur. E? ok. Pas.

Come Holy Spirit follow me now..
I need Your anointing come in Your power..
I love You Holy Spirit
You're captivating my soul
And everyday I grow to love You moreee..

I'm reaching for Your heart..
You hold my life in Your hands..
Drawing me closer to You
I need Your power renew
Nothing compares to this place..
Where I can see You face to face..
I worship You in spirit and in truth

Nda tau kenapa, pas aku nyanyiin lagu ini, aku ngerasa... pheww.. Jesus.. Betapa hari-hari ini aku begitu ngelupakan Dia. Mungkin sekarang Dia lagi teriak-teriak manggil aku, lagi njawil-njawil bahuku, ngajak berduaan lagi kayak dulu.
Yap. I pray. I read my Bible. Everyday. Tapi aku ngelakukan itu semua atas dasar rutinitas. Bukan karena aku sungguh-sungguh merindukanNya. Bukan karena aku sungguh-sungguh butuh Dia.

Dan sekarang, pagi ini, aku tahu, ternyata kasihku sudah mulai dingin lagi. Aku sudah mulai menganggap "I can do this (alone)". Sebenernya aku ga bisa!! Sama sekali ga bisa!! Dan bodohnya lagi, setiap kegagalan, kejadian yang ga enak, kemalangan, segala sesuatu yang buat aku sebel, aku selalu menyalahkan Tuhan akan hal ini. Aku selalu cerewet tanya apa sih maksudnya Tuhan ini?? Aneh-aneh aja sih Dia ini?? Kenapa kok aku harus ngalami ini?? Kenapa aku harus ngalami itu?? Kenapa orang lain (yang ga cinta Dia) begitu mulus jalannya?? Kenapa aku yang sudah berikan segalanya buat Dia, harus susah payah terus?? Harus dicemooh orang terus?? Aku benci diremehkan!!!

Hahhh...
ternyata kuncinya satu..
Kasihku akan Dia mulai dingin. Mulai redup.
Hiks.. I'm sorry Holy Spirit.
How I love You and I don't want to lose You..

Bayangkan, betapa besar sale yang Dia berikan tiap harinya:
Discount 100%: Hidup, bernafas, melihat, mendengar, jalan, bergerak, merasa, dll dll..
Keluarga,
betapa aku harusnya bersyukur,
pagi-pagi bangun liat mama masih nyapu-nyapu (berarti mamaku masih sehat segar bugar)
Rico nonton TV (betapa beruntungnya aku masih punya saudara laki-laki yang pipinya masih bisa dijiwit-jiwit)
Aldo maen komputer (betapa beruntungnya aku punya saudara laki-laki yang pinter olahraga!)
Papa kerja (betapa beruntungnya aku masih punya papa yang mau kerja keras!)

Ga semua orang punya hal yang seperti ini!

Teman,
betapa aku harus sangat bersyukur,
Aku punya banyak teman yang ga menusuk dari belakang, yang selalu siap sedia menyupport aku dalam keadaan apapun, yang membutuhkan aku
(well, tiap orang akan terus hidup selama ada yang membutuhkan dia! Sungguh! Aku ga bohong soal ini!)

How nice to be their friend..

Masa depan dan mimpi,
aku harus lebih bersyukur akan hal ini,
How nice!
tiap bangun tidur, aku masih punya mimpi untuk hari ini, punya rencana untuk hari ini, punya bayangan akan masa depan!

Ga banyak yang punya mimpi!

Beruntung aku ga punya uang banyak; aku belajar mencukupkan diri.
Beruntung aku ga pinter; aku belajar untuk terus meng-upgrade diri.
Beruntung aku ga cantik; aku tahu aku diciptakan unik :)
Beruntung aku ga bisa apa-apa; waktu aku bisa, aku tahu itu hanya kasih karunia.
Beruntung aku punya saingan; aku harus terus belajar!
Beruntung aku dicemooh; aku spesial di mata mereka.
Beruntung aku diomeli; mereka sayang aku.
Beruntung aku ga punya pacar; aku punya banyak fans (wuakakak..)

yang terakhir hanya bercanda :)

Dari semuanya itu,
How lucky I am..
I know the answer.
The only answer in the whole world.
Jesus.
=)

No comments:

Post a Comment

Daisypath Anniversary tickers