Thursday, May 1, 2008

Kegagalan? Bodo amat..

Yap. PMDK udah keluar hasilnya. Dan ternyata, saya tidak lolos saudara-saudara :|

Down?

Lemes?

Mangkel?

Sedih?

Mungkin untuk beberapa orang, penolakan dan kegagalan seperti ini bikin ngerasa seperti itu. And be honest, akupun juga. Liat namaku ga ada di pengumuman bikin ciut juga, mau terus, atau stop? Nyari sekolah bagus ga mudah ya kawan-kawan.

Untuk beberapa saat cukup kaget juga. Sedih, iya. Secara aku udah ngecewain beberapa pihak. Memupuskan beberapa harapan orang-orang (dan aku sendiri tentunya!). Papa. Mama. Pak Fahmi. Pak Anang. Ko Remmy. Dan entah berapa orang lain lagi yang sudah doain aku (haha.. penting ga seh?!). Dan tentu hal ini memuluskan bibir orang-orang yg mencemooh untuk lebih gencar mencemooh (apaan sih?).

Untungnya, perasaan seperti itu cuma beberapa menit aja. Selanjutnya, aku sadar kok. Ketrima atow ga ketrima, dunia ga berubah. Ini bukan akhir dari segalanya kok *hayahh..* Toh, dengan tidak diterimanya aku ini, ga ada yang berubah juga. Aku masih tetep manis dan cute *narsis*. Papa-mama masih ada. Rumah ga ilang. Aku masih pake baju yang sama. Well, ditinjau dari segala hal, segala aspek kehidupan, diteliti sampe sedetil2nya, ga ada yang berubah sama sekali.
Pengumuman ini tidak mengganggu hajat hidup orang banyak :)

Justru dari hal ini aku jadi belajar. Untuk mendapatkan suatu hal yang terbaik, dibutuhkan pengorbanan yang terbaik juga! Dan ga cuma pengorbanan, dibutuhkan keberanian ekstra juga. Berani untuk mencoba. Aku jadi inget kata-katanya ko Remmy waktu aku udah hopeless detik-detik terakhir pengumpulan formulir PMDK, he said,
"Yah, kita ga akan tahu kan apa yang akan terjadi di depan? Siapa tahu ternyata kita tinggal selangkah lagi. Hanya gara-gara kita nyerah, akhirnya kita jadi ga nyampe tujuan kita."
Kata-kata ini yang bikin aku, baiklah, aku akan terus maju!
Well, lebih baik nyoba kan? Daripada enggak sama sekali. Ga nyoba, udah pasti gagal. Tapi kalo nyoba, paling ga 50:50 bisa gagal bisa engga. Ya ngga?
Walaupun kenyataannya seperti itu, ngga gampang untuk jadi berani. Ngga gampang juga ambil keputusan.

Ya sud. Moga-moga dengan begini, ada suatu rencana lain yang lebih heboh. Semoga saja ITS tidak melakukan kesalahan yang sama seperti saat Yahoo! Inc. menolak duo pendiri Google :)

500!! ^^

No comments:

Post a Comment